Hey people! Sorry for long time no post.
I've been so busy that almost lack of time to do some posting here. :(
Fortunately I still have some time to do blogging at my another blog . :D
Sebuah berita yang menggelitik saya hari ini:
"DPR mengajukan dana 2 milyar untuk perbaikan toilet gedung DPR. "
Seriously, membaca kalimat ini bahkan membuat saya ingin tertawa.
Saya tidak mengada-ada soal berita ini. Kalian bisa googling, atau silakan buka link ini sebagai salah satu contoh berita di media.
Bagaimana bisa untuk perbaikan toilet saja menghabiskan uang 2 milyar. Kenapa tidak digunakan untuk perbaikan kualitas hidup masyarakat Indonesia? Indonesia bukan hanya sebatas komplek gedung DPR loh. Masih banyak yang lebih perlu diperhatikan daripada toilet gedung DPR. Bukan tidak boleh memperbaiki toilet, tapi ya kira-kiralah ya. 2 milayr bisa berarti banyak untuk masyarakat. 2 milayr bisa digunakan untuk memberikan pendidikan bagi lebih dari 2ribu anak kurang mampu. Atau bisa juga untuk memberi makan jutaan masyarakat papua. Bisa juga untuk perbaikan bus TransJakarta. Dan masih banyak pilihan hal lain yang menurut saya lebih penting dibandingkan toilet mewah.
Saya jadi terpikir, jika saya tiba-tiba mendapatkan uang 2 milyar, kira-kira apa saja yang saya lakukan ya?
1. Ke Paris dan keliling Eropa.
Estimated Budget : 300 juta sekeluarga.
Alasan: Sejak dulu memang saya sangat suka dengan Paris dan kota-kota di Eropa lainnya. Terkesan romantis dan bersejarah. Terlebih lagi, kehidupan yang berbeda dengan Indonesia, sehingga saya sangat ingin melihat dan merasakan perbedaannya.
2. Beli dapur dengan alat-alat masak yang lengkap
Estimated budget: 200 juta
Alasan : Mama saya pintar masak dan membuat kue. Saya juga suka membuat kue. Dapur yg luar dengan alat masak yang lengkap adalah idaman kami. :)
3. Membangun panti asuhan
Estimated Budget: 500 juta
Alasan : Saya sangat suka dengan anak-anak. Di sisi lain, banyak sekali anak terlantar. Banyak juga perdagangan anak dan lain sebagainya. Kalau saya yang buka panti asuhan, saya bisa memastikan mereka tidak jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggungjawab.
4. Membangun bisnis (cafe atau restaurant would be nice)
Estimated Budget : 1 Milyar
Alasan: Buat apa uang banyak kalau tidak diinvestasikan? Since memang saya suka makan, bisnis macam ini sangat cocok untuk saya. Tidak perlu yang besar dan mewah, cukup yang sedang-sedang saja. Untuk tempat, lebih baik jika beli saja, bukan sewa. Sehingga tidak perlu khawatir untuk membayar sewa, dan harga tanah selalu naik. Investasinya jadi dobel kan. :)
Dengan demikian, habislah 2 milyar di tangan saya. Saya cukup puas. Setidaknya, menurut saya, hal-hal di atas lebih bermanfaat dan bermakna daripada untuk sebuah toilet mewah.
Cheers,
saya kejambretan. literally, saya kejambretan. bukan hati saya. tp tas saya.huhuhuceritanya pas mau k halte busway, saya d bonceng mama naek motor. pdhl tasnya uda taro d tengah,dan jarak saya ma mama jg deket, tp bisaan aja ya itu jambret. saya sempet tahan gt biar ga keambil tasnya, tp apa daya, emang jambretnya lebih berpengalaman. *yaiyalah yaa*
trs sempet kejer jambretnya jg, tp sekali lg,dia lbi berpengalaman, saya fix yakin dia lepas jaketnya, jd kita ga ngenalin dia yg mana since yg plg kita inget kan warna jaketnya.
apa yg ilang? hp saya yg pasti. itu hp KETIGA dyg ilang dalam tahun ini. semua sukses d ambil org. damn!
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
saya syok. syok pol2an. dan saya tw sbnrnya hal2 macam bgini mah sering banget terjadi, apalagi pas bulan ramadhan,yg notabene d sebut sbg bulan suci oleh umat Islam. no offense guys. mgkn mksdnya adalah bulan ini bulan penuh berkat untuk umat yg merayakannya, tp bukan untuk saya. skali lg,no offense yah. ini bukan salah agamanya. itu fix. ini salah umatnya. dan saya jg tw kalo ga semua umatnya bgtu. itu tergantung pribadi masing2. mgkn org melakukan tindakan smacam mencopet, menjambret, menodong, etc. itu karna kepepet. kenapa mreka mrasa kepepet? karna mereka mau lebaran. mereka mau keluarga mereka bs berlebaran. karna dalam pikiran mereka, lebaran harus pke baju baru, harus bagi2 amplop, etc etc etc. but i am pretty sure, sbnrnya dalam ajaran aslinya itu ga pernah ngajarin ky gitu deh. apalagi kalo ampe melakukan hal bodoh untuk merayakan hari raya. mgkn org2 tsb hanya salah mengerti. lebaran itu kan yg ptg silahturahmi nya, maaf2annya, kekeluargaannya. bukan apa yg dia pake, ato uang yg dia punya. kalo ga punya apa2, ya udah. sp jg yg bakal hina2 sih.
once i read semacam prosa, isinya tentang ayah. tp d sini konteksnya ayahnya itu adalah seorang pencuri. saya lupa gimana persisnya, intinya adalah biarpun tw bakal d maki2 org, resikonya jg tinggi, tp bapak ini rela nanggung dosa, biar anak istrinya bs idup enak. sbnrnya saya agk terharu bacanya. tp gimana ya, sbg korban dr bapak2 itu, saya mau kesel jg kasian.hahaha. himpitan hidup buat mreka mgkn lebih berat, dan mreka yg since kurang berpendidikan dan kalah saing sama org2 laen, akhirnya memilih jalur spt ini untuk mendapatkan uang.
kalo yg ky gitu sih mgkn masih bs d ampuni yah,tp masalahnya, byk banget jg yg nyuri spy bs dpt uang dgn cepet. itu sih ga terampuni deh. plis lah,kalo mau kaya,ya ga gt jg caranya. --'
tp akhirnya saya mulai berpikir untuk merelakan smua barang2 saya yg uda berkali2 ilang dalam taon ini. berhubung kita harus slalu mengambil hikmah dari stp hal, saya pikir, mgkn org itu lbi butuh dr pd saya. lgan kalo kt umat muslim kan ini bulan suci, kalo amal, pahalanya dobel, kalo dosa,dosanya jg dobel. ya anggp aja saya amal. *biarpun saya bukan muslim*haha.
yaudalah, doain aja smga anak istri dr para pencuri itu ga sakit perut krna makan uang haram. dan smga saya ga kehilangan benda apa2 lg. AMIN.